PemDes Kendalpecabean - Pemerintah Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menjadi salah satu desa mitra dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya Tahun 2023. Kegiatan KKN tersebut mengusung tema “Penguatan Ikon Kampung Berbasis Lokal” dan dilaksanakan selama 12 hari pada 13 Mei hingga 18 Juni 2023, setiap hari Sabtu dan Minggu.
Kegiatan KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam pelaksanaannya di Desa Kendalpecabean, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya turut melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan potensi usaha mikro berbasis pertanian hidroponik.
Salah satu mahasiswa KKN, Sofie Armiera Hadi, di bawah bimbingan Santoso, S.T., M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan, terlibat dalam pendampingan masyarakat Desa Kendalpecabean dalam penyusunan rencana bisnis usaha mikro hidroponik. Program tersebut diarahkan sebagai salah satu alternatif untuk menghidupkan kembali sektor pertanian masyarakat desa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Bersama tim mahasiswa KKN UNTAG Surabaya dari berbagai disiplin ilmu, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa Kendalpecabean dan masyarakat setempat. Hidroponik dipilih sebagai salah satu alternatif metode pertanian karena dapat dilakukan dengan penggunaan lahan dan air yang lebih efisien dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.
Gagasan pengembangan hidroponik tersebut turut dilatarbelakangi oleh kondisi lahan pertanian masyarakat yang menghadapi kendala akibat perubahan iklim dan genangan air. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian lahan pertanian tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan bercocok tanam.
Dalam proses pendampingan, mahasiswa melibatkan berbagai unsur masyarakat, khususnya generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna serta ibu-ibu PKK Desa Kendalpecabean. Tim mahasiswa memberikan pelatihan dan sosialisasi mengenai konsep dasar hidroponik, pemilihan jenis tanaman yang sesuai, teknik pemeliharaan, hingga strategi pemasaran hasil produksi.
Selain pelatihan teknis, masyarakat juga mendapatkan pendampingan dalam menyusun rencana bisnis usaha mikro hidroponik secara terstruktur. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peluang pengembangan hidroponik tidak hanya sebagai kegiatan bercocok tanam, tetapi juga sebagai potensi usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Hasil pendampingan menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap pengembangan usaha mikro hidroponik. Masyarakat Desa Kendalpecabean turut berpartisipasi dalam penyusunan rencana bisnis dan memahami berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan metode pertanian hidroponik.
Melalui kegiatan KKN tersebut, Pemerintah Desa Kendalpecabean mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa UNTAG Surabaya dan masyarakat dalam menggali alternatif pengembangan sektor pertanian. Pengembangan hidroponik diharapkan dapat menjadi salah satu upaya diversifikasi ekonomi lokal sekaligus mendukung pemanfaatan lahan secara lebih optimal.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk mengenal dan menerapkan metode pertanian yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan. Dengan pendampingan dan pengembangan yang berkelanjutan, usaha mikro hidroponik diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan dan perekonomian Desa Kendalpecabean.
(JUN / PemDes Kendalpecabean)