PemDes Kendalpecabean - Pemerintah Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya pada tahun 2024. Salah satu program yang dilaksanakan adalah edukasi dan praktik budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai alternatif pakan berprotein tinggi bagi hewan ternak sekaligus upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan oleh KKN NR-09 Sub-Kelompok 04 UNTAG Surabaya dengan mengusung tema “Edukasi Pembudidayaan Maggot BSF untuk Memenuhi Kandungan Tinggi Protein untuk Hewan Ternak”. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Mei 2024 dengan melibatkan masyarakat Desa Kendalpecabean, khususnya warga RT 04 RW 04.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi budidaya maggot BSF sebagai salah satu alternatif untuk membantu mengurangi biaya pakan ternak. Maggot memiliki kandungan protein yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan sehingga berpotensi menjadi pilihan pakan alternatif yang lebih ekonomis.

Selain memberikan penjelasan mengenai manfaat maggot, mahasiswa juga memberikan panduan praktis mengenai tahapan budidayanya. Masyarakat diperkenalkan dengan proses mulai dari persiapan media, pemilihan bibit, pemberian pakan, perawatan, hingga proses panen dan pemanfaatan maggot sebagai bahan pakan ternak.

Dalam praktiknya, media budidaya dapat memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, seperti ampas tahu, dedak, ampas kelapa, serta sisa makanan dan bahan organik lainnya. Pemanfaatan bahan tersebut sekaligus memberikan nilai tambah terhadap limbah organik yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Budidaya maggot BSF juga memiliki potensi dalam mendukung upaya pengelolaan lingkungan. Maggot dapat membantu menguraikan berbagai jenis bahan organik sehingga pemanfaatannya dalam kegiatan budidaya dapat menjadi salah satu alternatif pengurangan limbah organik di lingkungan masyarakat.

Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Kendalpecabean. Warga diberikan kesempatan untuk memahami secara langsung proses budidaya serta manfaat maggot sebagai sumber pakan alternatif. Mahasiswa juga menyerahkan hasil budidaya maggot kepada masyarakat, khususnya warga RT 04 RW 04, untuk dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai budidaya maggot, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Budidaya maggot berpotensi memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya pakan maupun peluang pengembangan usaha apabila dilakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah Desa Kendalpecabean mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN UNTAG Surabaya yang turut memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah organik.

Kegiatan edukasi budidaya maggot BSF ini menjadi salah satu contoh kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi yang memiliki manfaat ekonomi dan lingkungan. Ke depan, budidaya maggot diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif pakan ternak sekaligus peluang usaha produktif bagi masyarakat Desa Kendalpecabean.(JUN / PemDes Kendalpecabean)

Galeri Gambar

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin.
CAPTCHA Image